Aku kagum...
Rambutnya hitam. Matanya cokelat. Dagunya tajam. Alisnya berujung
tebal. Tatapannya seakan nyata. Suaranya terdengar renyah. Tertawanya membuat
mukaku memerah. Bukan pacar. Bukan kekasih. Bukan lagi tunangan. Hanya sekedar
penggemar. Sudah lima tahun aku menjadi penggemarnya. Sudah lima tahun pula
hatiku terikat oleh semua miliknya.
Aku bahagia
melihatnya walau dia tak melihatku. Aku bahagia tersenyum padanya walau
dia tak menggubris senyumku. Aku bahagia
memandanginya walau dia tak balik memandangku. Aku bahagia menyebut namanya
walau dia tak sekalipun menyebut namaku. Aku bahagia memikirkannya walau dia
tidak begitu. Aku bahagia segala tentangnya. Aku bahagia menjadi pengagumnya. Aku
bahagia memuji dirinya. Aku bahagia berbicara padanya layaknya penjual dan
pembeli. Aku bahagia melayani pesanannya. Aku bahagia walaupun aku hanya
seorang gadis penjual wedang jahe langganannya.
Keep Smile^_^
Keep Smile^_^

0 komentar:
Posting Komentar